Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2015

Just Poetry

Wahai kau yang jauh berlalu.....
Disini, diujung kerinduan ku selalu menunggumu 
Mengenang indah nya nostalgia saat bersamamu 
Akan kah kau ingat dengan kenangan itu? 

Kita bertemu dan pernah berjanji untuk bersatu 
Namun itu bagaikan lilin yang meleleh oleh apinya 
Hilang, habis dan entah kemana 
Kemana harus ku bawa serpihan ini? 

Di kegelapan malam aku mengenang saat manis itu 
Duduk termenung di kesunyian itu 
Tapi hati ini pernah beku untuk mu 
Disini masih sama seperti waktu lalu 

Namun apa daya ragaku ini 
Aku hanya bisa menunggu, dan terus menunggu, 
Mungkinkah sampai akhir nafas ini akan terus begini? 

Sampai kini pun ku tak tahu 
Ku hanya tahu, aku masih bisa berdoa untuk kebahagiaanmu 
Walau disini aku hanyalah masa lalu, 
Namun kenangan manis dan indah bersamamu takkan terlupakan.....

Just a Beautiful Dream


Serpihan bayangmu kembali menari 
Memporak-porandakan hatiku yang terus merangkai mimpi 
Padahal sudah jelas bagiku kau telah mati 
Bagaimana bisa ternyata 'Kamu masih ada disini' 

Ayo temani aku (Lagi)
Belum puas aku mereguk cinta yang kau beri
 Bagaimana bisa begitu saja kau pergi 
Meninggalkan jejak luka penuh duri 
Lebih baik jika sekalian saja kau bunuh aku sampai mati 

Ayo kembali (Lagi) 
Aku masih ingin kau cintai 
Aku masih ingin kau peluk sepenuh hati 
Bagaimana bisa semua ini terjadi 
Edelwis itu abadi 
Kau ucap kalimat itu bagai mantra aji sakti 
Kalimat yang tertancap begitu dalam hingga melubangi sanubari
 Karena ternyata, Cintamu benar-benar abadi 

Tarian tanganku kali ini 
Bagai tangan-tangan pengubah takdir surgawi 
Aku ingin membuat cinta darimu hidup kembali 
Walau akhirnya kusadari Lagi-lagi ini hanya mimpi